Institut Agama Islam (IAI) Togo Ambarsari Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi akademisi yang unggul tidak hanya dalam aspek intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Kesehatan yang menghadirkan narasumber Imam Ghazali, S.Kep., Ns., M.Kep., dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Negeri Trunojoyo (UNT) Sampang sekaligus alumni Pondok Pesantren Manbaul Ulum. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini dihadiri oleh mahasiswa semester 2 dan semester 4 dari berbagai program studi di lingkungan IAI Togo Ambarsari Bondowoso.
Seminar diawali dengan sambutan Wakil Rektor I IAI Togo Ambarsari Bondowoso, Misbahul Munir, M.Pd., yang menyampaikan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam proses belajar dan pengembangan diri mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan akademik tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi fisik dan mental yang sehat. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan program-program edukatif yang mampu meningkatkan literasi kesehatan mahasiswa sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IKTASAMU, Ust. Khirul Faiz, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan institusi dalam membangun budaya hidup sehat di kalangan mahasiswa. Selain memperkuat wawasan akademik, seminar kesehatan diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya menjaga amanah berupa tubuh yang sehat.
Sebagai narasumber utama, Imam Ghazali, S.Kep., Ns., M.Kep. menyampaikan materi secara komunikatif dan aplikatif mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda. Ia menjelaskan bahwa perubahan pola hidup masyarakat modern yang cenderung kurang aktif, tingginya konsumsi makanan cepat saji, serta minimnya aktivitas fisik menjadi faktor utama meningkatnya berbagai penyakit tidak menular. Mahasiswa sebagai kelompok usia produktif perlu membangun kebiasaan hidup sehat melalui pola makan bergizi seimbang, olahraga secara rutin, menjaga kualitas tidur, serta mengelola stres dengan baik agar mampu menjalankan aktivitas akademik secara optimal.
Lebih lanjut, Imam Ghazali juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tingginya tuntutan akademik dan perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kesehatan mental memiliki hubungan erat dengan produktivitas belajar, kemampuan mengambil keputusan, serta kualitas interaksi sosial mahasiswa. Oleh sebab itu, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara aktivitas belajar, ibadah, organisasi, dan waktu istirahat sehingga tercipta kehidupan yang sehat secara fisik, psikologis, maupun spiritual.
Suasana seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para mahasiswa semester 2 dan 4 menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, pengelolaan stres, hingga cara menjaga kebugaran di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. Narasumber memberikan jawaban yang disertai contoh-contoh praktis sehingga materi mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui penyelenggaraan Seminar Kesehatan ini, IAI Togo Ambarsari Bondowoso berharap mampu membangun budaya kampus yang sehat, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, dan tenaga profesional dalam memberikan edukasi kesehatan yang komprehensif kepada mahasiswa. Dengan meningkatnya literasi kesehatan, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi insan akademis yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keislaman, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat demi mewujudkan kehidupan yang berkualitas. (SAS)